top of page
Search
  • Writer's pictureRemaja Tampubolon

Leadership dan Management, Apa Bedanya?



Kepemimpinan (Leadership) dan Manajemen (Management) bukanlah hal yang sama.

Ketika kita mengetahui perbedaannya, kita dapat memfokuskan energi kita pada hal yang paling penting. Apa perbedaan terbesar kepemimpinan dan manajemen? dan bagaimana biasanya para pemimpin salah paham?


Kepemimpinan adalah tentang melihat gambaran yang lebih besar, berpikir secara strategis, memiliki tujuan dan visi, mengambil risiko, memberikan arahan dan membuat perbedaan dampak positif.

Kepemimpinan berbicara tentang “masa depan”, dan membiarkan orang lain mengatur hal-hal yang terjadi di “masa sekarang”. Ibaratnya, para pemimpin fokus memikirkan bangunan, lalu meminta bantuan para tukang untuk bersama membangun visinya. Seorang pemimpin menetapkan tujuan yang besar dan menginspirasi orang lain untuk bekerja sama untuk mencapainya.


Sayangnya, banyak CEO yang terjebak menjadi “Chief Sales Officer” karena fokus berjualan agar bisnisnya berjalan, akhirnya tidak sempat memikirkan cara untuk berkembang. Mereka tidak bisa mengembangkan bisnis jika hanya berfokus pada tujuan jangka pendek.

Mental CEO haruslah membangun dan mengembangkan, membuka jalan dan membangun relasi.

Atau ada juga anekdot, CEO yang dianggap "Chief Everything Officer", karena telalu banyak mengurusi hal-hal yang seharusnya ia tidak lakukan, mereka larut dalam micromanage (mengatur pekerjaan yang perintilan, hal-hal yang tidak berdampak). Semua pekerjaan diambil alih oleh CEO, dan ini jelas tidak sehat bagi organisasi.


Sedangkan manajemen adalah tentang menyelesaikan pekerjaan, merencanakan, menjadwalkan, mendelegasikan, mengukur, melaporkan, mengoordinasikan, memeriksa, menyelesaikan pekerjaan dengan benar. Ini tentang mengelola masalah sehari-hari.


Beberapa orang adalah pemimpin yang hebat, tetapi bukan manajer yang begitu baik. Beberapa orang adalah manajer yang hebat, tetapi bukan pemimpin yang baik.

Dan ada beberapa individu langka yang hebat dalam keduanya.


Bisa dipahami jika pekerjaan mengelola, mengatur, memberikan instruksi rasanya lebih mudah daripada memimpin dan menggerakan orang lain. Relatif bisa dilakukan oleh siapapun karena mengelola lebih tentang hal-hal, tugas, proses, dan prosedur, dan kebanyakan manajer mengetahui alur kerja yang ada.

Kepemimpinan adalah tentang People. Dan karena ini tentang people, ini bisa berpotensi menimbulkan banyak tantangan. Memimpin dan menggerakkan orang lain jauh lebih rumit. Manusia bukanlah mesin. Kita tidak tahu apa yang mereka pikirkan, tidak dapat mengontrolnya seperti kita dapat mengontrol sebuah proses.


Bisa saya simpulkan, menjadi manajer yang baik hanya akan membawa anda sejauh ini dalam karier anda. Tetapi untuk benar-benar meningkatkan kinerja, menghasilkan hasil yang lebih baik, dan dipromosikan ke posisi yang lebih senior, anda juga harus menjadi leader yang efektif. Leader yang dapat menetapkan arah dan yang dapat mempengaruhi orang lain untuk mengubah cara mereka berpikir, berperilaku, dan bertindak.


Salam,

Remaja Tampubolon Instagram: @remaja.tampubolon


1,098 views0 comments

Recent Posts

See All

Mindset

bottom of page