Kebahagiaan Tidak Datang Sendiri, Kitalah yang Menciptakan
- Remaja Tampubolon
- Nov 17, 2025
- 2 min read

Dalam hidup tentunya kita ingin selalu merasakan kebahagiaan. Namun faktanya, masih banyak orang yang sulit menemukan kebahagiaan.
Di saat banyak penelitian yang mengungkapkan rumus untuk menciptakan kebahagiaan, seorang ahli desain dan kebahagiaan Ingrid Fetell Lee mengungkapkan cara sederhana.
Ternyata untuk bisa bahagia, kita tak perlu pergi jauh-jauh ke Finlandia – negara dengan penduduk paling bahagia di dunia saat ini. Menurutnya, yang perlu kita lakukan cukup melihat sekitar kita.
“Kebahagiaan sama sekali tidak sulit untuk ditemukan. Malah sebenarnya kebahagiaan ada di sekeliling kita,” tulis Ingrid dalam bukunya “Joyful: The Surprising Power of Ordinary Things to Create Extraordinary Happiness”.
Setelah melihat sekililing, kita akan semakin banyak mempunyai kesempatan untuk menciptakan kebahagiaan.
Misalnya, ada yang menemukannya melalui rutinitas pagi yang sederhana, ada yang merasakannya lewat percakapan singkat dengan orang tersayang, dan ada yang mendapatkannya dari keberhasilan kecil yang sering kali dianggap sepele.
Kebahagiaan muncul ketika kita memilih untuk menghargai yang ada, bukan menunggu yang sempurna.
Begitupun dalam dunia kerja, kebahagiaan bukan sekadar perasaan personal. Tetapi, ia adalah energi yang memengaruhi budaya, kualitas kerja, dan ketahanan mental tim.
Ketika seseorang bekerja dengan hati yang penuh kebahagiaan, ia cenderung lebih fokus, lebih kreatif, dan lebih mampu menghadapi tekanan tanpa kehilangan arah.
Sementara perusahaan/organisasi yang mendorong budaya tersebut akan melihat meningkatnya kolaborasi, kepercayaan, dan produktivitas karyawannya dalam jangka panjang.
Dengan demikian, kebahagiaan dapat menjadi bahan bakar yang membuat kita bertumbuh, bukan hanya bertahan.
Menjelang akhir tulisan ini, ada beberapa prinsip sederhana yang dapat Anda pegang untuk menciptakan kebahagiaan di setiap hari:
· Pilih untuk bersyukur sebelum menuntut lebih.
· Fokus pada hal-hal yang dapat dikendalikan.
· Sisihkan waktu untuk berhenti dan menikmati proses.
· Tebarkan kebaikan dalam bentuk apa pun.
· Hargai pencapaian kecil sebagai langkah menuju momentum besar.
Pada akhirnya, hidup tidak menunggu kita siap untuk bahagia. Kita yang membangunnya melalui pilihan sadar, sikap terbuka, dan keberanian merayakan hal-hal kecil.
“Mari melangkah dengan hati yang lebih ringan, lebih sadar, dan lebih penuh kebahagiaan. Setiap hari adalah kesempatan baru untuk menciptakan kebahagiaan kita sendiri.”



Comments